PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI DESA PARAS KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI

Sudiyo Widodo

Abstract


Sudiyo Widodo, S.Pd., M.H. NIK : 690 113 332, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  Jurusan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Dharma Klaten, Laporan Penelitian “Peran Kepemimpinan  Kepala Desa  dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Paras Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali”

Adapun tujuan diadakan penelitian ini adalah ingin mengetahui Peran Kepemimpinan  Kepala Desa  dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Paras Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran Kepemimpinan Kepala Desa  dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Paras Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali ?

Metode yang digunakan metode Deskriptif dengan paradigma Kualitatif. Pada penelitian ini hanya dikenal adanya satu  variabel yakni Peran Kepemimpinan  Kepala Desa  dalam mewujudkan Good Governance di Desa Paras Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali, serta menggunakan purposive sampling dengan teknik cuplikan, dengan informan Camat Cepogo, Kepala Desa  Paras, Kasi Kesra, Pembangunan, pemerintahan dan Tokoh Masyarakat Desa  Paras, Maka metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dengan wawancara, observasi. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data interaktif, yaitu melalui penerapan tiga unsur utama yaitu Sajian Data, Reduksi Data, dan Penarikan Kesimpulan.

Adapun dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

  1. Pada umumnya Kepala Desa memahami arti kata good governance akan tetapi dalam implementasinya sulit dilaksanakan jika tidak disertai dengan kemauan masyarakat dan lembaga masyarakat desa yang ikut dalam penentuan kebijakan desa.
  2. Peran serta masyarakat dalam menciptakan Good Governance sangat mutlak diharapkan salah satu caranya yaitu dengan mengakses layanan publik/informasi pada papan pengumuman sehingga masyarakat bisa menilai hasil dari sebuah program yang dijalankan oleh Kepala Desa. 
  3. Kepala Desa dalam melaksanakan program selalu melakukan koordinasi dengan para perangkatnya untuk kemudian dibahas dalam musyawarah desa/musyawarah rencana pembangunan yang melibatkan lembaga masyarakat desa (BPD), tokoh masyarakat, RT dan RW untuk ditetapkan menjadi Perdes.
  4. Kepala Desa telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan kehendak masyarakat dengan meningkatkan pertisipasi masyarakat, membuka transparasi dan pertanggungjawaban sehingga hal ini sesuai dengan tatanan good governance.
  5. Kepemimpinan Kepala Desa baik, dengan indikator memperhatikan rakyat dan menjunjung supremasi hukum artinya melindungi kepentingan rakyat yang diletakkan di atas atau norma hukum yang berlaku.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.