ANALISIS ASSESSMENT SALES RATIO (ASR) SEBAGAI ALAT PENILAI KUALITAS NILAI JUAL OBYEK PAJAK (NJOP)

Jarot Prasetyo, Taufiq Sholeh

Abstract


Penilaian NJOP untuk pengenaan PBB bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai pasar. Penetapan NJOP yang under assessment menunjukkan adanya potensi penerimaan negara yang belum tergali secara maksimal. Penentuan NJOP yang over assessment dapat memicu gejolak sosial di masyarakat yang secara jangka panjang juga akan mengganggu proses penerimaan pajak dari sektor PBB. Oleh karena itu, diperlukan kontrol dalam penentuan NJOP agar selalu pada tingkat yang mendekati nilai pasar sehingga dapat diterima oleh semua pihak. Penentuan NJOP juga perlu memperhatikan pemenuhan asas keadilan. Distribusi keadilan dalam penetapan PBB khususnya mensyaratkan properti dengan nilai pasar yang sama ditentukan NJOPnya pada tingkat yang sama pula. Keadilan lainnya adalah terpenuhinya kesamaan nilai rasio antara NJOP dengan harga pasar pada objek pajak bernilai tinggi dan objek pajak bernilai rendah. Analisis Asssessment Sales Ratio (ASR) merupakan salah satu metode untuk menguji kualitas NJOP di suatu wilayah. Analisis ini dilakukan dengan memperbandingkan NJOP terhadap harga transaksi yang mengindikasikan nilai pasar wajar, dimana sesuai dengan amanat Undang-Undang PBB bahwa nilai pasar wajar merupakan dasar penentuan NJOP. Kemudian dari hasil ini dapat dikembangkan lagi untuk mengukur tingkat akurasi penetapan, tingkat keseragaman (keadilan horisontal), dan tingkat keadilan vertikal. Analisis Assessment Sales Ratio(ASR) mampu memberi masukan dalam rangka memaksimalkan potensi penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan pemenuhan keadilan bagi wajib pajak.

Keywords : Pajak, NJOP, PBB, penilaian NJOP, Asssessment Sales Ratio, ASR

Refbacks

  • There are currently no refbacks.